Matcha IceCream

Matcha IceCream
Matcha IceCream

Sabtu, 19 April 2014

Tulisan pertemuan II kesehatan mental

                     pengalaman saya dalam mengalami stress adalah ketika saya mengalami kecemasaan saat mendapatkan tugas kuliah yang begitu banyak dengan deadline yang sangat cepat tidak kurang dari satu minggu saya harus menyelesaikan semua tugas kuliah saya yang begitu banyak, dengan pekerjaan yang maksimal. kecemasaan saya saat mengalami stess tersebuta adalah saya takut tidak depat waktu selasai menggertjakan semua tugas - tugas kuliah saya. apa lagi jika tugas dan materi yang saya kerjakan saya tidak menguasainnya dengan baik.
                     Cara untuk mengatasinya adalah saya tetap tenang dan optimis bahwa saya bisa menyelesaikan semua tugas saya dengan baik dan semaksimal mungkin. dan juga saya di dukung dan di bantu oleh orang orang terdekat saya agar selalu semangat mengerjakan tugas yang begitu banyak dengan waktu yang begitu singkat :) 



JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan modus money politics (politik uang) pascabayar dalam kampanye terbuka Pemilu Legislatif 2014. Cara ini digunakan para kandidat calon legislatif untuk menghindari stress jika kalah dalam pemilihan.

"Belajar pada caleg yang gagal pada 2009, mereka tidak mau lagi cara berjudi. Mereka mau hasil pasti. Jadi, mereka mencari orang yang mau pasti bekerja, memastikan suara untuk mereka dan membayarnya nanti setelah waktu pemilihan atau pascabayar," jelas peneliti ICW Donal Fariz, Minggu (6/4/2014) di Jakarta.

Modus ini, kata Donal, menggunakan sistem jaringan layaknya bisnis multi level marketing (MLM). Salah satu kasus yang ditemukan di Riau, satu kandidat bisa membayar satu orang yang menjadi jaringannya Rp 2.000.000 untuk memastikan sepuluh suara.

"Mereka bahkan membuat surat perjanjian dengan materai soal pembayaran yang akan dilakukan setelah hari pemilihan," katanya.

Surat perjanjian tersebut telah dibawa mitra jaringan ICW ke Badan Pengawas Pemilu setempat sebagai bukti otentik untuk ditindaklanjuti. Namun, reaksi Bawaslu untuk menindak kandidat yang terbukti menggunakan politik uang ini, dinilai ICW lamban.

"Harusnya Bawaslu bisa menindak kandidat caleg ini dengan sanksi pidana karena mereka otaknya," katanya.

Hasil pantauan ICW bersama 15 mitra jaringan di beberapa daerah, mereka menemukan 135 kasus pelanggaran politik uang sejak kampanye terbuka 16 Maret 2014. Temuan terbanyak terdapat di Riau dengan 32 kasus, diikuti Sumatera Utara 18 kasus, Banten 16 kasus, Sulawesi Selatan 14 kasus, dan Jawa Barat 12 kasus.

Sementara, partai yang paling banyak melakukan pelanggaran politik uang adalah Partai Golkar 23 kasus, diikuti PAN 19 kasus, Demokrat 17 kasus, PDI-P 13 kasus, PPP 12 kasus dan PKS 10 kasus. Pelanggaran rentan ditemukan di daerah pemilihan Kota/Kabupaten dibandingkan Provinsi atau dapil pusat.

menurut saya caleg tersebut terlalu berlebihan dalam hal ini karena seharusnya caleg yang seharusnya sebagai contoh dan panutan bagi masyarakat memberikan contoh dan berlapang dada dalam pemilihan legislatif ini jika kalah dalam hal tersebut dan seharusnya lebih bisa ikhlas menghadapinnya

sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2014/04/06/1650017/Caleg.Takut.Stres.Gunakan.Politik.Uang.Pascabayar

Tugas Pertemuan II Kesehatan Mental 2PA10

STRESS
A. Arti Penting Stress
" Arti Penting Strees : Stress menurut Hans Selye 1976 merupakan respon tubuh yang bersifat tidak spesifik terhadap setiap tuntutan atau beban atasnya. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dikatakan stress apabila seseorang mengalami beban atau tugas yang berat tetapi orang tersebut tidak dapat mengatasi tugas yang dibebankan itu, maka tubuh akan berespon dengan tidak mampu terhadap tugas tersebut, sehingga orang tersebut dapat mengalami stress. Respons atau tindakan ini termasuk respons fisiologis dan psikologis."
B. Tipe-Tipe Stress
1.      Tekanan : hasil hubungan antara peristiwa-peristiwa persekitaran dengan individu. Paras tekanan yang dihasilkan akan bergantung kepada sumber tekanan dan cara individu tersebut bertindak balas. Tekanan mental adalah sebagian daripada kehidupan harian. Ia merujuk kepada kaedah yang menyebabkan ketenangan individu terasa di ancam oleh peristiwa persekitaran dan menyebabkan individu tersebut bertindak balas. Anda boleh mengalami tekanan ketika di tempat kerja, menyesuaikan diri dengan persekitaran baru, atau melalui hubungan sosial. Tekanan mental yang sederhana boleh menjadi pendorong kepada satu-satu tindakan dan pencapaian tetapi kalau tekanan mental anda itu terlalu tinggi, ia boleh menimbulkan masalah sosial dan seterusnya menggangu kesehatan anda.
2.      Frustasi : adalah suatu harapan yang diinginkan dan kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan.
3.      Konflik : Berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
4.      Kecemasan : Banyak pengertian/definisi yang dirumuskan oleh para ahli dalam merumuskan pengertian tentang kecemasan
.
C. Syndrom - Syndrom respons
- Mekanisme Pertahanan Diri -
Ø  Indentifikasi
Indentifikasi dapat didefinisikan sebagai metode yang digunakan orang untuk mengambil alih ciri-ciri orang lain dan menjadikannya bagian yang tak terpisahkan dari kepribadiannya sendiri. Misalnya seorang anak perempuan yang menganggap ibunya memiliki kepribadian yang menyenangkan, cara bicara yang halus, suka berdandan dan sebagainya, maka anak perempuan tersebut akan meniru dan berperilaku seperti ibunya.
Ø  Kompensasi
Seorang individu tidak memperoleh kepuasan dibidang tertentu, tetapi mendapatkan kepuasaan dibidang lain. Misalnya Riza memiliki nilai yang buruk dalam pelajaran Fisika, namun prestasi olahraga yang ia miliki sangat memuaskan.
Ø  Pembentukan Reaksi/ Reaction Formation
Perilaku seseorang yang gagal mencapai tujuan dan orang tersebut tidak mengakui tujuan pertama tersebut dengan cara melupakan serta melebih-lebihkan tujuan kedua yang biasanya berlawanan dengan tujuan pertama. Misalnya seorang ibu yang membenci anaknya karena kehadiran anak tadi tidak diinginkan sehingga ibu tadi ingin membunuh anaknya, namun sang ibu malah bertindak sebaliknya, ia sangat menyayangi anaknya.
Ø  Sublimasi
Sublimasi adalah suatu mekanisme sejenis yang memegang peranan positif dalam menyelesaikan suatu konflik dengan pengembangan kegiatan yang konstruktif. Penggantian objek dalam bentuk-bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat dan derajatnya lebih tinggi. Misalnya korupsi adalah perbuatan yang tidak dibenarkan oleh norma-norma masyarakta atau agama. Agar tidak dianggap sebagai koruptor wawan mengamalkan sebagian hasil korupsinya untuk membantu anak yatim piatu.
Ø  Proyeksi
Proyeksi adalah proses pertahanan yang secara langsung tidak disadari dan dimana individu yang bersangkutan itu tidak mau menyadari/mengakui. Misalnya Tito membenci Toni, namun karena toni adalah kaka kandungnya, maka Tito mengatakan bahwa Toni yang membenci dia.
Ø  Introyeksi
Introyeksi adalah memasukan dalam diri pribadi dirinya sifat-sifat pribadi orang lain. Misalnya seorang wanita mencintai seorang pria lalu ia memasukkan pribadi pria tersebut ke dalam pribadinya.
Ø  Reaksi Konversi
Secara singkat mengalihkan koflik ke alat tubuh atau mengembangkan gejala fisik. Misalnya belum belajar saat menjelang bel masuk ujan, seorang anak wajahnya menjadi pucat berkeringat.
Ø  Represi
Represi adalah konflik pikiran, impuls-impuls yang tidak dapat diterima dengan paksaan ditekan ke dalam alam tidak sadar dan dengan sengaja melupakan. Misalnya seorang mahasiswa bertemu dengan wanita cantik, putih dan seksi. Namun setelah disadari ternyata wanita cantik itu adalah dosennya yang telah bersuami. Sehingga gairahnya tadi ditekan kea lam tidak sadar.
Ø  Supresi
Supresi yaitu menekan konflik impuls yang tidak dapat diterima secara sadar. Individu tidak mau memikirkan hal-hal yang kurang menyenangkan dirinya. Misalnya dengan berkata “Sebaiknya kita tidak membicarakan hal itu lagi.” 
Ø  Regresi
Regresi adalah mekanisme perilaku seorang yang apabila menghadapi konflik frustasi, ia menarik diri dari pergaulan. Misalnya artis yang sedang digosipkan selingkuh karena malu maka ia menarik diri dari perkumpulannya.
Ø  Fantasi
Fantasi adalah kemampuan mental untuk membentuk tanggapan-tanggapan atau bayangan-bayanagan baru. (Walgito, 2004:139). Misalnya seorang wanita yang tidak memiliki uang untuk pergi ke paris ia melamunkan berbagai fantasi dirinya seolah-olah sedang berada di paris.
Ø  Negativisme
Negativisme adalah perilaku seseorang yang selalu bertentangan dengan perilaku tidak terpuji. Misalnya seorang teman yang mengajak Rika mencuri, namun Rika menolaknya.
Ø  Sikap Mengritik Orang Lain
Bentuk pertahanan diri untuk menyerang orang lain dengan kritikan-kritikan. perilaku ini termasuk perilaku agresif yang aktif. Misalnya seorang karyawan yang berusaha menjatuhkan karyawan lain dengan adu argument saat rapat berlangsung.D. pendekatan problem solving terhadap stress
Problem Solving
Kita mengalahkan stress dengan cara menyelesaikan problem stressor (hal yang membuat stress itu). Misalnya, kita stress karena menderita suatu penyakit, maka kita menyelesaikan masalah dengan berobat sehingga penyakit kita bisa sembuh. Atau bisa juga dengan mengusahakan agar kita bisa menyesuaikan diri dengan situasi yang terjadi (bila situasinya sendiri tidak bisa dirubah).
Menghilangkan stress mekanisme pertahanan dan penanganan yang berfokus pada masalah. Menurut Lazurus dan Folkman penanganan stress atau coping terdiri dari dua bentuk, yaitu :
  • problem focused coping (Coping yang berfokus pada masalah) adalah istilah Lazurus untuk strategi kognitif untuk penanganan dtress atau coping yang digunakan oleh individu yang mengahadapi masalahnya dan berusaha menyelesaikannya.
  • problem focused coping (Coping yang berfokus pada emosi) adalah isitlah Lazurus untuk strategi penanganan stress diaman individu memberikan respon terhadad situasi stress dengan cara emosional, terutama dengan menggunakan penialaian defensif.
 Hubungan Internasional
A. Model -model hubungan inrternasional
Ada 4 model hubungan interpersonal yaitu meliputi :
 1. Model pertukaran sosial (social exchange model) Hubungan interpersonal diidentikan dengan suatu transaksi dagang. Orang berinteraksi karena mengharapkan sesuatu yang memenuhi kebutuhannya. Artinya dalam hubungan tersebut akan menghasilkan ganjaran (akibat positif) atau biaya (akibat negatif) serta hasil / laba (ganjaran dikurangi biaya). 
2. Model peranan (role model) Hubungan interpersonal diartikan sebagai panggung sandiwara. Disini setiap orang memainkan peranannya sesuai naskah yang dibuat masyarakat. Hubungan akan dianggap baik bila individu bertindak sesuai ekspetasi peranan (role expectation), tuntutan peranan (role demands), memiliki ketrampilan (role skills) dan terhindar dari konflik peranan. Ekspetasi peranan mengacu pada kewajiban, tugas dan yang berkaitan dengan posisi tertentu, sedang tuntutan peranan adalah desakan sosial akan peran yang harus dijalankan. Sementara itu ketrampilan peranan adalah kemampuan memainkan peranan tertentu. 3. Model permainan (games people play model) Model menggunakan pendekatan analisis transaksional. Model ini menerangkan bahwa dalam berhubungan individu-individu terlibat dalam bermacam permaianan. Kepribadian dasar dalam permainan ini dibagi dalam 3 bagian yaitu : • Kepribadian orang tua (aspek kepribadian yang merupakan asumsi dan perilaku yang diterima dari orang tua atau yang dianggap sebagi orang tua). • Kepribadian orang dewasa (bagian kepribadian yang mengolah informasi secara rasional) • Kepribadian anak (kepribadian yang diambil dari perasaan dan pengalaman kanak-kanak yang mengandung potensi intuisi, spontanitas, kreativitas dan kesenangan). Pada interaksi individu menggunakan salah satu kepribadian tersebut sedang yang lain membalasnya dengan menampilkan salah satu dari kepribadian tersebut. Sebagai contoh seorang suami yang sakit dan ingin minta perhatian pada istri (kepribadian anak), kemudian istri menyadari rasa sakit suami dan merawatnya (kepribadian orang tua). 
4. Model Interaksional (interacsional model) Model ini memandang hubungann interpersonal sebagai suatu sistem . Setiap sistem memiliki sifat struktural, integratif dan medan. Secara singkat model ini menggabungkan model pertukaran, peranan dan permainan.
 B. Cara Memulai Hubungan Pembentukan Kesan Dan Ketertarikan Interpersonal 
Dalam Memulai Hubungan a. Pembentukkan Tahap ini sering disebut sebagai tahap perkenalan. Menurut Charles R. Berger, tahap ini dikelompokkan kedalam tujuh kategori, yaitu : 1. Informasi dan demografis 2. Sikap dan pendapat 3. Rencana yang akan datang 4. Kepribadian 5. Perilaku pada masa lalu 6. Orang lain 7. Hobi dan minat b. Peneguhan Hubungan Untuk memelihara dan memperteguh hubungan interpersonal, maka diperlukan tindakan-tindakan untuk memelihara keseimbangan. Dalam memelihara keseimbangan terdapat empat faktor, yaitu : 1. Keakraban 2. Control 3. Respon yang tepat 4. Nada emosional yang tepat C. Intimasi dan Hubungan Pribadi Hubungan intim 
merupakan sebuah ikatan emosional antara dua individu yang didasari oleh kesejahteraan satu sama lain. Intimasi juga adalah salah satu atribut yang paling menonjol dalam suatu hubungan intim daripadahubungan pribadi yang lain. Adapun beberapa bentuk hubungan intim, yaitu sebagai berikut : 1. Persaudaraan 2. Persahabatan 3. Percintaan d. Intimasi dan Pertumbuhan Hal yang mempengaruhi keintiman itu tumbuh adalah cinta. Dan keintiman tidak akan tumbuh jika tidak ada cinta. Namun banyak respon alami kita adalah menolak untuk terbuka terhadap pasangan karena beberapa hal, yakni : 1. Tidak mengenal dan menerima siapa diri kita secara utuh. 2. Tidak menyadari bahwa hubungan pacaran adalah persiapan menuju pernikahan. 3. Tidak mempercayai pasangan dalam memegang rahasia. 4. Kita dibentuk menjadi seseorang yang berkepribadian

Sumber:
http://nasional.kompas.com/read/2008/10/24/11212663/mengenal.4.tipe.stres.
dani.blogspot.com/2013/04/tulisan-5.html http://pemulihanjiwa.com/teori-teori-hubungan-interpersonal-2.html 

Rabu, 26 Maret 2014

Konsep Diri & contoh ketidak sehatan mental

Saya adalah Azmi Brilianti saya anak ke dua dari tiga bersaudara, saya satu satunya anak perempuan dari orang tua saya. saya adalah orang yang ramah dan mudah bergaul dengan orang lain tetapi saya seorang yang mudah marah, saya bukan orang yang cuek dengan orang di sekitar saya saya juga orang yang perhatian dengan orang lain. 

Banyak orang yang belum kebal saya, saya dibilang orang yang jutek dan galak. Jika sudah kenal saya orang yang ramah baik dan mudah tersenyum, kata teman - teman saya, saya orang yang bawel



Periksa Fisik, Periksa Mental, Sama Pentingnya


MEMASUKI usia 40, para karyawan di perusahaan-perusahaan yang sehat biasanya diminta general check up. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh, untuk mengetahui bagian mana tubuh yang sudah aus dan harus diperbaiki. Agar terus produktif, dan lebih produktif, sampai kemudian pensiun di usia 55-60 tahun. Sesuai kebijakan perusahaan masing-masing.
Dokter gigi menasehati agar pemeriksan gigi enam bulan sekali. Tes gula darah idealnya sebulan sekali. Juga pemeriksan asam urat, kolesterol, jantung, dan lain-lainnya.
SSJ-DMS-20M-475
Kita tahu, dengan tuntutan karir dan kerja yang terus meningkat, kompetesi kehidupan di kota-kota besar, setiap orang melakukan eksploitasi pada diri sediri  – atau mengikuti tuntutan perusahaan – untuk meningkatkan produktifitas  – dengan sering mengorbankan kesehatannya.
Tak banyak yang menyadari selain pemeriksan fisik secara berkala, juga pemeriksaan emosi dan stabilitas mental.  Terutama bagi mereka yang bekerja di mempertaruhkan nyawa sendiri atau orang lain.
Sopir, masinis, nakhkoda dan pilot, misalnya, membawa kendaraan angkutan massal, puluhan hingga ribuan orang – harus sehat jiwa dan raga. Selain mempertaruhkan nyawa sendiri, mereka mempertaruhkan nyawa banyak orang.
Demikian pula polisi, yang mendapat mandat memegang pistol dan harus bertarung nyawa dengan pelaku kejahatan.  Ketidak-stabilan emosi akan membuat tangannya “gatal”,  spontan menyambar senjata dan membahayakan orang lain.
Pistol bukan hanya kebanggan buat polisi. Dengan kemampuannya melumpuhkan penjahat dan mencabut nyawa orang lain, pistol harus dipegang dan dikendalikan oleh orang yang stabil dan bisa menahan diri.
Karena itu, penting bagi pak polisi – terutama di wilayah yang sumpek, polutif, kerja penuh tekanan, kerap stress, depresi, seperti di ibukota ini – menjalani pemeriksaan mental secara rutin. – dimas.

 sumber :
http://poskotanews.com/2014/03/20/periksa-fisik-periksa-mental-sama-pentingnya/

Selasa, 25 Maret 2014

Tugas Pertemuan I Kesehatan Mental 2PA10

Pengantar :

a.       Orientasi kesehatan mental
Kesehatan mental bukanlah disiplin ilmu yang berdiri sendiri, kesehatan mental ini terdiri dari banyak bidang ilmu baik yang secara langsung membidangi kesehatan ataupun tidak. Dibalik berbagai konsep kesehatan mental beberapa ahli menemukan orientasi umum dan pola wawasan mental. Salah satu yang mengembangkan orientasi umum dan pola wawasan mental ini adalah Saparinah Sadli. Beliau mengemukakan tiga macam orientasi besar dalam kesehatan mental. Pertama orientasi klasik, orientasi penyesuaian diri dan yang terakhir adalah orientasi pengembangan potensi.
Pertama beliau mengemukakan tentang orientasi klasik. Orientasi klasik menurutnya adalah “seseorang dianggap sehat apabila ia tidak mempunyai keluhan tertentu seperti ketegangan, rasa lelah, cemas, rendah diri atau perasaan tidak berguna yang semuanya menimbulkan perasaan sakit atau rasa tidak sehat, serta menggangu efisiensi kegiatan sehari-hari”. Dalam definisi ini, orientasi klasik mengemukakan orang yang sehat berarti orang yang tidak mempunyai berbagai keluhan yang berakibat sakit untuk dirinya di dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tidak cepat merasa lelah, cemas, tidak percaya diri, cepat putus asa, perasaan tidak berguna dan lain sebagainya. Biasanya ranah cakupan orientasi klasik ini banyak berkembang didunia kedokteran.
                  Kedua Saparinah Sadli mengemukakan, orientasi penyesuaian diri. Orientasi penyesuaian diri adalah “seseorang dianggap sehat mental bila ia mampu mengembangakan dirinya sesuai dengan tuntutan orang-orang lain serta lingkungan sekitarnya”. Definisi diatas berarti, orang dikatan sehat apabila ia mampu bergaul dengan orang-orang disekitarnya. Karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan pernah bisa untuk hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.
Terakhir beliau megemukakan tentang orientasi pengembangan potensi. Orientasi pengembangan potensi menurut beliau adalah “seseorang dianggap mencapai taraf kesehatan jiwa bila ia mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensialitasnya menuju kedewasaan sehingga ia bisa dihargai oleh orang lain dan dirinya sendiri. Definisi diatas berarti orang dikatakan sehat apabila ia berhasil mengembangkan dirinya sesuai dengan bakat dan kreativitas yang ia miliki sehingga ia bisa dihargai oleh masyarakat diluar sana.
Dengan demikian kita dapat membedakan pengertian dari apa yang dimaksud dengan orientasi klasik, orientasi penyesesuaian diri dan yang terakhir orientasi pengembangan potensi.

b.      Konsep sehat
Kita mengetahui bahwa banyak sekali faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia , bahkan ada sebuah statistik dari WHO yang menggambarkan bahwa di dunia hanya 15% orang yang benar-benar sakit dan harus dirawat di rumah sakit, 15% lagi adalah orang yang benar-benar sehat, dan 60% selebihnya adalah orang yang sehat tetapi gampang terserang penyakit, yaitu contohnya seperti saya dan anda yang mudah terkena flu, masuk angin, pusing dan lain sebagainya. Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu :
1.      Udara
2.      Air
3.      Makanan dan Minuman
4.       Keseimbangan Emosi
5.       Olahraga Teratur
6.      Istirahat Cukup
Apabila ke enam faktor tersebut terganggu atau bermasalah maka otomatis kesehatan kita juga akan terganggu , mau atau tidak mau, sadar atau tidak kita hidup dizaman penuh polusi dari zat kimia baik itu air, udara maupun makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.
c.       Sejaran perkembangan kesehatan mental
Menurut sejarah, salah satu peristiwa paling penting dalam perkambangan bidang kesehatan masyarakat di Amerika serikat adalah pemisahannya dari layanan medis. Meskipun sejarah awal kesehatan masyarakat meliputi pemberian layanan kesehatan pribadi, aktivitas tersebut biasanya menjadi bagian dari pelaksana kekuasaan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang berbahaya. Pemerintah di tingkat Negara bagian, county, dan kota dilibatkan dalam layanan medis tetapi hingga saat ini keterlibatan itu masih melalui instansi terpisah yang menyangkut perbaikan, kesejahteraan, dan kesehatan mental.
            Otiritas kesehatan biasanya merupakan dokter yang dipilih untuk pekerjaan mereka oleh dewan kesehatan, yang didominasi oleh para dokter. Banyak tenaga kesehatan lokal dan Negara bagian sejak lama berpendapat bahma kesehatan masyarakat tidak berhak memberikan layanan medis. Perbedaan pendapat mengenai peran layanan medis dalam kesehatan masyarakat dan sebaliknya terjalin kuat dalam sejarah American Public Health Association, yang divisi medical care-nya semakin menonjol karena divisi Health officer tetap dengan pendapatnya, bahwa layanan medis bukanlah layanan kesehatan masyarakat. Namun, pada tahun 1970-an, divisi health officer mengganti julukannya menjadi divisi Health administration dan mulai memperluas cakupan bidangnya.

Teori Kepribadian
a.       Aliran Psikoanalisa
Konsep mental yang aktif. Konsep ini terutama dianut oleh para ahli di Jerman. Pada waktu ini peran dominan strukturalisme di Jerman telahndiambil alih oleh aliran Gestalt. Paham Gestalt menganggap struktur pengorganisasian mental manusia adalah inherent. Struktur ini memungkinkan manusia belajar dan mendapatkan isi mental itu sendiri. Dengan demikian, Gestalt berfokus pada konsep mental yang aktif namun tetap empiris. Psikoanalisa mengikuti keaktifan mental dari Gestalt (Freud dengan psikodinamikanya pada level kesadaran dan non kesadaran) namun tidak empiris. Tidak seperti aliran lainnya, psikoanalisa berkembang bukan dari riset para akademisi, tapi berdasarkan pengalaman dari praktek klinis. Perkembangan treatment terhadap gangguan mental. Pada masa ini penanganan terhadap penderita gangguan mental sangat tidak manusiawi dan disamakan dengan para pelaku kriminal serta orang-orang terlantar. Reformasi dalam penanganan penderita gangguan mental diawali dengan perbaikan fasilitas pengobatan, akhirnya mengarah pada perbaikan di bidang teknik terapi bagi gangguan emosional dan perilaku.
b.      Aliran Humanistik
Tokoh yang berpandangan dalam teori ini adalah:
  • Abraham H maslow
Maslow merupakan anak imigran rusia yang lahir di Brooklyn,pada awalnya dia yang mengawali penelitiannya sebagai mahasiswa Ph.D di universitas Wisconsin dengan menggunakan teori-teori waston dan mengawali penelitiannya dengan menemukan persamaan antara kera dan manusia,namundikarenakan banyak beberapa kejadian salah satunya dalam perang pearl harbor maka dia menerapkan pandangannya kedalam teori humanistic.
Dalam pandangannya maslow memandang jiwa yang sehat merupakan dia yang bisa menggembangkan kemampuan dankekuatan yang ada didalam dirinya sendiri sedangkan jiwa yang tidak sehat adalah dia yang sedang terganggu jiwanya dan anti terhadap situasi social. Dan teori yang terkenal adalah teori hierarki kebutuhan yang menjelaskan lima macam kebutuhan manusia yang pada posisi palin bawah terdapat kebutuhan fisiologik(co;makan,minum),safety need(kebutuhan rasa aman),belongingness and love need(kebutuhan untuk dimiliki dan  dicintai),esteern needs (kebutuhan hargadiri),self actualization (aktualisasi diri)
  • Carl R rogers
Roger dilahirkan dalam keluarga besar tradisional yang harmonis di daerah pertanian di Illinois amerikaserikat.
Dalam pandangannya roger berpendapat jiwa yang sehat merupakan dia yang dapat berfungsi sepenuhnya dalam hal ini dia yang terbuka dengan pengalaman-pengalaman,percaya pada diri sendiri,kreatifitas dan perasaan bebas
Dia juga mengembangkan suatu metode terapi yang menempatkan tanggung jawab utama terhadap perubahan kepribadian pada klien,bukan pada ahli terapi(client-centered therapy)metode ini menggambarkan bahwa klien mempunyai tingkat kemampuan kesadaran tertentu dalam menjelaskan masalah yang dihadapinya.
Penerapan teori humanistic
Salah satunya penerapan yang di lakukan di dalam bidang pendidikan menggunakan teori humanistik didalam proses belajar yang menghasilkan
  1. Guru sebagai fasilitator
memfasilitasi pengalaman belajar kepada siswa dan mendampingi siswa untuk memperoleh tujuan pembelajaran
  1.  Siswa berperan sebagai pelaku utama (student center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri
  2. Tujuan pembelajaran lebih kepada proses belajarnya daripada hasil belajar
c.       Pendapat Fromm
 Dalam buku Fromm yang pertama “Escape from freedom” (1941), menjelaskan pandangannya tentang kondisi manusia: dalam sejarah peradaban Barat yang penduduknya mendapatkan kebebasan yang lebih, mereka menjadi merasa kesepian, terasing dan ketidakberdayaan. Sebaliknya semakin berkurang mendapat kebebasan maka mereka akan merasa lebih aman diterima oleh masyarakat. Fromm memberi contoh orang-orang yang hidup di abad 20 yang menginginkan kebebasan yang lebih besar dari abad lainnya, akan merasa lebih kesepian dan terasing dibandingkan dengan orang-orang dari abad sebelumnya.
Untuk mengerti konteks yang saling berlawanan ini, kita harus menyadari sejarah dari pemerintahan barat, seperti yang disampaikan Fromm. Dia mengawali dengan diskusi tentang evolusi manusia dan mencatat perbedaan antara sifat-sifat alami binatang dengan manusia. Manusia adalah makhluk yang bebas dari mekanisme insting biologis yang menuntut perilaku kebinatangan. Karena kita memiliki kesadaran yang sadar dan kemampuan untuk menguasai alam, sehingga kita tidak sama lagi dengan alam, seperti hewan yang tingkatannya lebih rendah. Fromm menyatakan bahwa orang-orang pada zaman dahulu mencoba untuk keluar dari perasaan terasing dari alam dengan mengidentifikasi diri dengan kelompok atau suku mereka. Saling berbagi mitos, kepercayaan dan ritual kuno. Mereka mendapatkan rasa aman dengan bergabung dalam sebuah kelompok memberikan penerimaan, hubungan dan seperangkat budaya dan aturan.  
Penyesuayan diri :


Konsep penyesuayan diri

Makna akhir dari hasil pendidikan seseorang individu terletak pada sejauhmana hal yang telah dipelajari dpat membantunya dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan hidupnya dan pada tuntutan masyarakat. Sejak lahir sampai meninggal seorang individu merupakan organisme yang aktif dengan tujuan aktivitas yang berkesinambungan. Ia berusaha untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan jasmaninya dan juga semua dorongan yang memberi peluang kepadanya untuk berfungsi sebagai anggota kelompoknya, penyesuaian diri secara harmonis, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungannya.
 


Sumber :
Pickett. G,, Hanlon. J. J,, Penerbit buku kedokteran EGC Kesehatan Masyarakat administrasi dan praktiik
Rochman, Khoil Lur. (2010), kesehatan mental,Purwokerto : Stain Press
Sarlito W.Sarwono. 2002.”Berkenalan dengan aliran-aliran dan tokoh-tokoh Psikologi”, Bulan Bintang
1991.Psikologi pertumbuhan,Kanisius 
Fatimah, Enung.2010.Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik).Jakarta : Cv Pustaka Seti